Bupati Demak Eisti’anah, menegaskan pentingnya penerangan jalan desa untuk menunjang keamanan dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Hal ini disampaikannya usai penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) bantuan 2.500 lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS), Rabu (9/4/2025), di Kecamatan Karanganyar.
NPHD ditandatangani Bupati Demak Eisti’anah dan Ketua lembaga pengelola proyek forum budaya dunia heritages (LPPFBDH), Ari Kuntadi disaksikan Kadin Perhubungan, Arief Sudaryanto dan Dirut PT Sembilan-sembilan Cahaya, Teguh Pramono.
“Desa-desa di Demak akan lebih terang, perekonomian lebih hidup, dan potensi kriminalitas berkurang”, kata Bupati Eisti’anah.
Pada kesempatan tersebut Bupati berharap bantuan lampu dapat ditambah lagi mengingat kebutuhan minimal sebanyak 10.000 titik lokasi.
Bantuan hibah CSR tersebut berasal dari Lembaga Pengelola Proyek Forum Budaya Dunia Heritages (LPP FBDH) dan akan direalisasikan oleh PT Sembilan-sembilan Cahaya sebagai mitra pelaksana.
Direktur Utama PT Sembilan-sembilan Cahaya, Teguh Pramono, menjelaskan, sistem PJUTS terdiri dari lampu, panel surya, tiang besi dan fondasi beton. Lokasi pemasangan ditentukan Pemkab dan desa, serta terpantau melalui koordinat Google Maps.
“Titik lokasi yang menentukan desa dan Pemkab Demak, sehingga kami memasang sesuai usulan yang kami terima. Titik koordinat lokasi yang terpasang terkoneksi dengan satelit google maps sehingga terpantau oleh pemerintah”, katanya.
Saat ini, 500 unit telah terpasang di 14 desa di Kecamatan Karanganyar, sisanya akan disebar ke 13 kecamatan lainnya hingga di targetkan selesai pada bulan Juli mendatang.
Penggunaan energi surya dinilai lebih efisien karena bebas biaya listrik bulanan dan ramah lingkungan. Pemeliharaan dilakukan sesuai kebutuhan.
Ketua LPP FBDH, Ari Kuntadi menyebut bantuan ini merupakan hasil komunikasi Pemkab Demak dengan kementerian, BUMN, dan swasta untuk mendorong program CSR di sektor energi terbarukan.







